Kuliah Strategic Leadership Sekolah Pascasarjana UNAIR

Berita UNAIR Pascasarjana, Rabu, 28 Februari 2024 Rabu 28/02/2024, Kuliah Strategic Leadership yang merupakan agenda rutin Sekolah Pascasarjana UNAIR, kembali digelar, kali ini menghadirkan narasumber yang spesial yaitu Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof. dr. Ghufron Mukti Ali, M.Sc., Ph.D. di gedung putih Sekolah Pascasarjana UNAIR.

Acara dibuka dengan sambutan langsung oleh

Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, Prof. Badri Munir Sukoco, SE., MBA.,Ph.D. dalam sambutannya dirinya berterima kasih kepada Direktur Utama BPJS Kesehatan yang telah bersedia hadir dimemberikan ilmu kepada seluruh mahasiswa pascasarjana Universitas Airlangga. Menurutnya dengan berbagai latar belakang ilmu yang dimiliki oleh mahasiswa, bisa menghadirkan solusi atas permasalahan yang terjadi, khususnya di layanan kesehatan.

Dirinya mengungkapkan, saat ini fokus yang ditetapkan oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga adalah bagaimana bisa menciptakan generasi dan calon pemimpin baru yang diharapkan mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Maju 2045. Demi mewujudkan hal tersebut, saat ini Universitas Airlangga telah menghadirkan program studi yang harapannya mendukung pelaksanaan sistem jaminan kesehatan di Indonesia.

Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. Direktur Utama BPJS Kesehatan dalam materi paparannya menyampaikan sebagai upaya dalam mencapai visi Indonesia Maju 2045, pemerintah telah memperkuat komitmennya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program inklusif, termasuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kehadiran Program JKN yang diselenggarakan BPJS Kesehatan sejak tahun 2014 ini dianggap mampu memberikan dan memastikan akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Direktur Utama BPJS Kesehatan ini menyebut saat ini pemerintah telah menyusun langkah strategis untuk mewujudkan pilar pembangunan Indonesia tahun 2045. Menurutnya, salah satu yang menjadi fokus adalah pembangunan manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), termasuk peningkatan derajat kesehatan dan kualitas hidup rakyat.

“BPJS Kesehatan mendukung berbagai kemajuan, salah satunya melalui data sampel dan penerbitan Jurnal JKN. Data sampel dan Jurnal JKN ini dapat dimanfaatkan bagi kalangan civitas academica, peneliti, kementerian/lembaga, ataupun masyarakat umum untuk melakukan penelitian yang mendalam mengenai berbagai aspek jaminan kesehatan, serta membuka peluang bagi pengembangan kebijakan kesehatan,” kata Ghufron saat memberi materi kuliah umum di Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga

source
https://unair.ac.id/

By lanjut